Tenaga Kerja Asing VS Tenaga Kerja Indonesia

Pantai4d

Above view of business team sitting around table and working

Tenaga Kerja Asing VS Tenaga Kerja Indonesia

Tenaga Kerja Asing VS Tenaga Kerja Indonesia

SABUNG AYAM – membahas sebuah topik yang tak pernah habis di bahas di negara kita, yaitu persoalan mengenai tenaga kerja. Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing menyebutkan bahwa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dilakukan oleh Pemberi Kerja TKA dalam hubungan kerja untuk jabatan tertentu, yang dilakukan dengan memperhatikan kondisi pasar tenaga kerja dalam negeri. Peraturan ini oleh pemerintah disebut sebagai upaya mempermudah masuknya investasi asing dan melindungi tenaga kerja Indonesia. Namun, oleh beberapa pihak hal tersebut justru dianggap sebagai peluang membanjirnya tenaga kerja asing di Indonesia yang mengancam lapangan pekerjaan dalam negeri. Manakah pendapat yang benar? Berikut faktanya!

Sumber: Kemnaker RI

1. Berdasarkan infografis di atas, terdapat perbandingan yang sangat jauh dari jumlah tenaga kerja asing di Indonesia dengan jumlah pekerja migran Indonesia di luar negeri. Tenaga Kerja Asing di Indonesia dalam data tersebut tercatat sebanyak 126,000 jiwa, sedangkan jumlah pekerja migran Indonesia di luar negeri adalah sekitar 9 juta jiwa. Jadi, jika ada pemberitaan jumlah pekerja asing jauh lebih besar daripada pekerja migran yang ada di luar negeri Anda tidak seharusnya percaya begitu saja.

Sumber: Kemnaker RI

2. Ada aturan dan ketentuan yang berlaku mengenai pekerja asing di Indonesia. Tenaga kerja asing harus memiliki izin kerja, izin tinggal, serta harus mematuhi peraturan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Selain itu, tenaga kerja asing juga bukan tenaga kerja kasar, melainkan harus merupakan tenaga ahli yang memiliki sertifikasi, pendidikan, serta pengalaman kerja yang sesuai dengan jabatan.

Sumber: Kemnaker RI

3. Tenaga kerja asing hanya boleh menduduki jabatan tertentu sebagai tenaga ahli dan pemberi kerja bagi tenaga kerja asing tetap wajib mengutamakan tenaga kerja Indonesia pada semua jenis jabatan yang tersedia. Cukup fair, bukan? Jadi, jangan takut untuk berusaha dan memulai persaingan dengan sehat, ya!

4. Selama pekerja asing secara legal memiliki izin kerja dan izin tinggal maka pekerja asing tersebut dapat bekerja sebagai tenaga ahli. Jika Anda menemukan adanya tenaga kerja asing yang dipekerjakan sebagai tenaga kasar di dalam negeri, jangan sungkan untuk melaporkannya ke dinas tenaga kerja secara langsung. Tentunya hal tersebut akan segera ditindaklanjuti jika terbukti ada pelanggaran.

Sumber: Kemnaker RI

5. Tenaga kerja asing selalu diawasi oleh dinas tenaga kerja dan setiap indikasi pelanggaran akan segera ditindaklanjuti dengan sanksi mulai dari teguran hingga deportasi. Umumnya terdapat 2 pelanggaran berat yang biasa terjadi. Yang pertama adalah pelanggaran imigrasi atau izin tinggal dan yang kedua adalah pelanggaran aturan menyangkut izin kerja. Kedua pelanggaran tersebut bisa dikategorikan sebagai penyebab deportasi, artinya pekerja asing tersebut harus keluar dari Indonesia.

Sumber: Kemnaker RI

6. Sanksi yang diberlakukan bagi Pelanggaran Tenaga Kerja Asing berupa deportasi ke Negara asal TKA tersebut dan bagi perusahaan pemberi kerja dapat dikenakan pidana penjara mulai dari 1 hingga 4 tahun dan/atau denda mulai dari 100 hingga 400 juta. Cukup berat ya, sanksinya. Untuk itu, perusahaan juga harus bijak dan mematuhi peraturan dalam mempekerjakan TKA, atau lebih aman jika memilih mempekerjakan tenaga kerja dari dalam negeri sendiri.

Sekian ulasan singkat mengenai TKA dan TKI ini, semoga dapat membantu Anda untuk lebih bijak dalam menyikapi peraturan pemerintah yang berlaku dan tidak lagi menjadi korban hoax dari para pemecah belah bangsa. Jangan lupa untuk terus belajar, bekerja keras dan semangat dalam menghadapi persaingan global.