Guardiola Salut dengan Sikap Sterling Menghadapi Serangan Rasial

Pantai4d

Manchester City's English midfielder Raheem Sterling (L) shakes hands with Manchester City's Spanish manager Pep Guardiola after being substituted during the English Premier League football match between Manchester City and Fulham at the Etihad Stadium in Manchester, north west England, on September 15, 2018. (Photo by Paul ELLIS / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

Guardiola Salut dengan Sikap Sterling Menghadapi Serangan Rasial

Guardiola Salut dengan Sikap Sterling Menghadapi Serangan Rasial

SABUNG AYAM

Manajer Manchester City, Pep Guardiola angkat bicara terkait kasus rasial yang diterima Raheem Sterling. Ia mengaku salut dengan cara Sterling menghadapi masalah tersebut.

Kemenangan 2-0 Chelsea atas Manchester City pada pekan ke-16 Liga Primer Inggris ternodai oleh dugaan rasial oleh oknum suporter The Blues. Empat orang tertangkap kamera tengah mengejek Sterling saat sang pemain tengah mengambil lemparan ke dalam. Ejekan tersebut diduga mengandung unsur rasisme.

Sterling kemudian angkat suara di media sosial soal pengalaman tak mengenakkan di Stamford Bridge. Pengakuan mantan pemain Liverpool tersebut pun mendapat respons dari banyak pihak.

“Sterling mengatasinya dengan sempurna. Dia adalah manusia yang sangat luar biasa,” kata Guardiola.

“Pada abad ke-21, sulit untuk memahami apa yang terjadi bertahun-tahun lalu untuk orang kulit hitam. Anda harus melindungi betapa setara kita dan membantu kita menjadi lebih baik,” tegasnya.

“Rasisme ada di mana saja, tidak hanya di sepakbola. Kami bertarung untuk membuat masa depan yang lebih baik untuk semua orang, tidak hanya di Inggris, tapi di mana saja,” tambahnya.

Saat ini, manajemen Chelsea bekerja sama dengan federasi sepak bola Inggris FA, serta pihak kepolisian metropolitan London tengah melakukan investigasi lebih lanjut.

Sejauh ini, sudah ada empat fan yang terindikasi melakukan serangan rasial kepada Sterling. Pihak Chelsea juga sudah memberikan hukuman berupa larangan datang ke Stadion Stamford Bridge, sambil menunggu hasil proses investigasi.