Cerita Muram Corona di Luar China

Pantai4d

Cerita Muram Corona di Luar China

Cerita Muram Corona di Luar China

Cerita Muram Corona di Luar China

Pantai4D Data SGP  – Virus corona mulai bisa dijinakkan China. Dalam beberapa hari terakhir negara itu melaporkan nihil kasus baru Covid-19 di dalam negeri. Provinsi Hubei yang sejak Januari lalu dikunci total untuk menekan corona kini telah dibuka kembali. Penduduk setempat kembali beraktivitas normal.

Kondisi itu bertolak belakang dengan ratusan negara di dunia yang justru tengah bersusah payah melawan corona. Beberapa negara bahkan mengalami kondisi lebih parah dengan jumlah kematian sangat tinggi.

Italia kini menjadi negara dengan angka kematian tertinggi di dunia akibat Covid-19. Data terbaru menunjukkan sebanyak 7.503 orang di Italia meninggal karena corona, jauh melampaui China yakni 3.169.

Sementara itu, jumlah orang terinfeksi di negara tersebut mencapai 74.386 jiwa, tertinggi setelah China yang memiliki 81.727 kasus.

Meski China menjadi negara sumber virus corona, persentase kematiannya hanya sekitar empat persen, jauh di bawah Italia yang telah menembus 10 persen.

Kasus baru di Italia juga masih mengalami kenaikan hingga delapan persen, setelah sebelumnya sempat melonjak hingga 50 persen di awal Maret.

Lembaga penelitian Italia mencatat sekitar 5.760 pekerja medis terinfeksi virus corona. Seorang perawat di Lombardia yang positif corona bahkan memutuskan bunuh diri lantaran takut menginfeksi orang lain.

Meski virus corona terus menyebar, masih banyak warga Italia yang menganggap remeh. Hal itu bisa mengakibatkan virus menginfeksi lebih banyak orang lagi.

Rumah sakit di Italia mulai tak sanggup menampung pasien, sehingga, banyak yang akhirnya menjalani perawatan di rumah.

Selain Italia, Spanyol menjadi negara dengan kematian akibat corona terbanyak.

Dalam 24 jam terakhir, 738 orang meninggal di Spanyol, sehingga total kematian menjadi 3.647, juga melampaui China yang mencatatkan 3.287 kematian. Sementara, jumlah yang terinfeksi di Spanyol mencapai 49.515 orang.

Sama dengan Italia, Spanyol memberlakukan kebijakan lockdown untuk menekan virus corona. Pemerintah meminta warga membatasi aktivitas sehari-hari dan tak keluar rumah.

Ketika lockdown berlangsung, tunawisma menjadi kelompok paling merana di Spanyol. Rumah singgah dan dapur umum yang biasa melayani para tunawisma kini membatasi jam kegiatan.

Mengutip Associated Press, sejumlah pos dan dapur umum untuk tunawisma di Spanyol tak beroperasi selama diberlakukan kebijakan pembatasan aktivitas di luar ruangan.

Mereka tidak punya pilihan untuk tetap tidur di jalanan, di tengah kondisi penguncian total ini. Mereka pun menjadi kelompok yang rentan tertular virus corona.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Di Inggris, pemerintah menerapkan lockdown selama tiga pekan. Langkah tersebut diambil karena penduduk terus mengabaikan imbauan pemerintah untuk tidak bepergian guna mencegah penyebaran virus corona.

Sejauh ini, ada 9.640 orang di Inggris yang terinfeksi virus corona. Sebanyak 467 di antaranya meninggal dunia, sedangkan 140 lainnya dinyatakan sembuh. Selain Menteri Kesehatan Inggris Nadine Dorries yang sempat dinyatakan positif corona, Pangeran Charles, putra Ratu Elizabeth II juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Amerika Serikat menempati posisi ketiga dengan kasus virus corona terbanyak setelah China dan Italia. Pemerintah mencatat lonjakan kematian tertinggi dalam sehari yang mencapai 163 kasus, sehingga total kematian di sana berjumlah 1.050 kasus. Sementara, kasus positif corona hingga Kamis (26/3) siang sebanyak 69.194 kasus.

Spanyol di Tengah Corona. (AP Photo/Emilio Morenatti)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama ini tidak secara tersirat mengakui pemerintahannya kesulitan melakukan pengetesan virus corona. Namun, warga AS mengeluhkan kapasitas pengujian yang terbatas. Trump kemudian diketahui meminta bantuan Korea Selatan untuk mengirimkan alat tes virus corona.

New York menjadi wilayah yang paling terdampak dengan lebih dari 20.000 kasus dan 280 kematian. Disusul dengan Washington yang memiliki sekitar 1.300 kasus dan 100 kematian. Hingga kini, belum ada pasien di kedua wilayah tersebut yang dinyatakan sembuh.

Sejauh ini, hanya pemerintah New York dan California yang memberlakukan lockdown di seluruh wilayah. Trump menilai lockdown nasional tidak diperlukan karena hanya beberapa wilayah AS saja yang terdampak.

Di Timur Tengah, Iran menjadi negara paling terdampak virus corona dengan 27.017 kasus dan 2.077 kematian. Bukan hanya warga, virus corona juga menyerang sejumlah pejabat Iran. Belasan di antaranya bahkan meninggal.

Pemerintah Iran mengklaim tingginya kasus infeksi dikarenakan luasnya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan. Namun, Aljazeera melaporkan sikap warga Iran yang mengabaikan imbauan pemerintah dan nekat melakukan kegiatan di luar rumah juga berkontribusi dalam lonjakan kasus di sana.

Di samping itu, belasan petugas medis Iran yang sempat diwawancarai The New York Times mengaku pemerintah mengendalikan informasi terkait corona dan melarang pegawai RS untuk mengungkap informasi apa pun soal pasien corona hingga fasilitas kesehatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat virus corona (Covid-19) telah menyebar secara global di 196 negara dan wilayah teritorial.

Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Hingga Kamis (26/3) siang, data Johns Hopkins University menunjukkan 472.076 orang di seluruh dunia terinfeksi virus corona. Sebanyak 114.870 pasien dinyatakan sembuh, namun 21.308 lainnya dinyatakan meninggal.

Indonesia sendiri mencatat 78 korban meninggal akibat virus corona, menempati posisi teratas di Asia Tenggara dengan kematian terbanyak. Disusul dengan Filipina dengan kematian sebanyak 38, dari total 636 orang yang terinfeksi.

Padahal jumlah kasus terbanyak ASEAN berasal dari Malaysia dengan 1.796 kasus. Meski demikian, Negeri Jiran tersebut hanya melaporkan 20 kasus kematian akibat virus corona. Sebanyak 199 orang juga sudah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Indonesia yang memiliki 893 kasus virus corona baru mampu menyembuhkan 35 pasien. Jika dihitung, persentase kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 8,7 persen, di atas Spanyol yang kini menjadi negara kedua dengan kematian terbanyak dengan 7,36 persen.

Hingga saat ini, pemerintah baru menerapkan social distancing measure atau menjaga jarak serta mengimbau masyarakat agar tak bepergian untuk mencegah penularan corona. Namun pemerintah akan dihadapkan masalah baru ketika musim mudik Lebaran tiba dan jutaan perantau akan kembali ke kampung halaman.

Presiden Jokowi mengaku telah mengantongi analisis hasil lockdown dari beberapa negara dan hingga saat ini belum berencana menerapkan di Indonesia.