Mourinho Tidak Datang sebagai Musuh

Pantai4d

Mourinho Tidak Datang sebagai Musuh

Mourinho Tidak Datang sebagai Musuh

Mourinho Tidak Datang sebagai Musuh

http://www.neneksakti.cc/togel-singapura/ – Menit demi menit jelang penunjukan Jose Mourinho sebagai pelatih Manchester United membuat khayalan sebagian orang bekerja dengan lebih liar.

Sebagian orang menginginkan Mourinho akan memblokir musim dengantreble winner, serupa dengan yang dilakukannya di Inter Milan.

Sebagian lagi menginginkan Mourinho membina rumahnya sendiri, peduli setan bahwa Manchester United ialah istana yang pernah di bina oleh Sir Alex Ferguson.

Tidak terdapat satu juga yang menjadi kenyataan. Trofi Liga Europa 2016/17 menjadi pencapaian sangat masyhur Mourinho di United. Dua gelar juara sisanya ‘hanya’ Community Shield 2016 dan Piala Liga Inggris 2016/17.

Mourinho persembahkan gelar juara Liga Europa kesatu guna Manchester United.
Jose Mourinho tak tertolong. Pada Desember 2018, ia didepak dari kursi kepelatihan United. Namun, memang dasar Mourinho. Pesonanya tak pudar meski disingkirkan dari klub sebesar United.

Tottenham Hotspur datang, menawarkan kontrak yang agaknya tak mungkin ditampik Mourinho. Tiga perjalanan tadinya pun meyakinkan. Kemenangan 100%.

Mourinho bakal segera pulang ke Manchester. Ia akan menjejak lagi di Old Trafford. Kali ini tidak sebagai penonton, lagipula pelatih United. Ia datang sebagai pemimpin kubu lawan. Pada Kamis (5/12/2019) United kebagian tugas guna menjamu Tottenham. Tottenham asuhan Jose Mourinho.

“Saya tidak datang ke Old Trafford sebagai musuh, namun pelatih yang berjuang menang atas Manchester United. Saya pikir orang-orang di Old Trafford akan memandang saya laksana itu,” kata Mourinho, dilansir dari Sky Sports.

“Solskjaer ialah orang yang mengupayakan untuk mempersembahkan kemenangan untuk suporter United. Jadi, pasti saja mereka bakal mendukungnya, bukannya menyokong saya,” jelas Mourinho.

Bagi Mourinho sepak bola ialah perkara lugas. Esensi sepakbola ialah mencetak gol dan memenangi pertandingan, bukan selama barangkali menguasai bola.

Pemahaman tersebut juga yang dipegang erat-erat Mourinho dalam perjalanannya sebagai pelatih. Kalaupun kesebelasan asuhannya kini mesti bertanding melawan mantan klub asuhannya, kenapa tidak? Untuk Mourinho yang terpenting ialah merengkuh gelar, bukanya selama barangkali berdiam dalam nostalgia.

Jose Mourinho setelah membawa Tottenham Hotspur menang atas West Ham United.
Wawancara perdananya sebagai pelatih Tottenham menjadi di antara penegas yang membetulkan ucapan tadi. Mourinho ditanyai di antara wartawan soal kepindahannya ke Tottenham.Toh, Mourinho sendiri yang pernah berbicara bahwa ia tidak bakal sudi mengajar di Tottenham.

Sebagian kita telah tahu jawabannya. Pemikiran macam tadi bukan lagi berlaku untuk Mourinho.

Pemikiran itu melulu muncul ketika ia belum dipecat Chelsea. Kalau telah dipecat, ya, sudah. Ia tidak punya beban dan tanggung jawab apa pun. Kalau Jose Mourinho diperbolehkan membuat satu permohonan, mungkin ia bakal meminta supaya para pemain United berpikiran serupa.

“Saya bercita-cita mereka bisa melupakan saya di sepanjang pertandingan. Saya hendak mereka menyokong tim mereka agar mendapatkan hasil yang diinginkan,” ujar Mourinho.